6 Masalah pada Saat Menyalakan Mesin Mobil dan Sumber Penyebabnya
August 3, 2020
3 Penyebab Penumpang Keracunan di Dalam Mobil
August 5, 2020

Rajatransit, rental mobil Balikpapan – Pernah mengalami pedal kopling terasa berat ketika diinjak? Sebaiknya buru-buru periksa kondisi mobil Anda. Sebab, hal itu bisa terjadi karena cover clutch sudah aus sehingga per yang bertugas menekan pelat kopling keras dan tidak bekerja optimal. Selain itu, bisa juga karena kerusakan di release bearing dan pilot bearing.

“Ada beberapa sebab yang membuat pedal kopling terasa berat. Berdasarkan pengalaman saya, paling sering karena kurang perawatan dan perilaku mengemudi yang salah ketika menginjak kopling,” terang Fahmi, pemilik bengkel mobil Fahmi Jaya Motor, kepada Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

Beberapa hal yang mempengaruhi beratnya injakan kopling:

1. Cover clutch sudah usang, sehingga per penekan pelat kopling sudah lemah atau tidak ngeper. Kalau semua bagian di kopling dalam kondisi baik dapat dipastikan injakan tidak terlalu berat.
2. Release bearing dan pilot bearing rusak, menimbulkan ketidaknyamanan salah satunya berat ketika diinjak.
3. Jika dari hari ke hari terasa makin keras, bisa jadi kampas kopling mulai aus.
4. Tidak benar dalam menggunakan kopling. Misalnya, menginjak dan melepas kopling secara kasar. Bila sering dilekukan, pelat/piringan kopling terhadap roda gila akan terasa lebih keras dan mempercepat keausan sistem kopling.
5. Keringnya pelumasan pada komponen kopling seperti release bearing atau dudukan luncur release bearing dan per cover clutch.

Selain itu, pedal kopling yang terasa makin keras biasanya menandakan kampas kopling sudah mulai habis. “Sering menginjak dan melepas kopling secara kasar bisa membuat plat kopling cepat rusak,” tambah Fahmi.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

Sebaiknya mengganti satu set kopling dengan yang baru andai mengalami kerusakan. Namun jika karena kurang pelumasan, sebaiknya Anda menyemprotkan cairan anti karat ke dudukan luncur melalui karet boot di fork kopling.

Untuk mencegah kerusakan, Fahmi menyarankan agar Anda selalu menggunakan gigi satu untuk start, dan menetralkan tuas transmisi jika berhenti.

“Jangan sering menginjak setengah kopling saat menanjak atau menggantung kopling, dan tidak meletakkan kaki di atas pedal kopling,” tutup Fahmi.

sumber: medcom.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *