6 Poin Wajib Pengecekan & Perawatan Ban Mobil

Jangan Mengisi Angin Ban Terlalu Keras, Ini Tekanan Angin Ban yang Tepat
September 24, 2020
Baru Saja Diluncurkan, Ini Keunggulan Mercedes-Benz GLA dan GLB
September 26, 2020

Rajatransit, rental mobil Balikpapan – Ban merupakan satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan jalanan, dan kondisinya tentu harus selalu optimal. Demi memastikan kondisi ban selalu optimal ketika menggilas aspal, maka diperlukan pengecekan dan perawatan yang tepat oleh pemilik kendaraan.

“Ban memiliki peranan penting dalam memastikan kondisi kendaraan aman dan nyaman. Sebagai komponen yang secara langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, ban memiliki peranan penting dan membutuhkan pengecekan dan perawatan secara berkala,” ungkap Head of After Sales & CS Operation PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto, melalui surat elektroniknya.

Dia pun membeberkan ada 6 poin pengecekan dan perawatan ban yang baik dan benar, adalah;

Cek harga rental mobil Balikpapan di sini

1. Cek Tekanan Udara

Pengecekan tekanan udara sangat mendasar dari rutinitas pengecekan ban. Anda dapat dengan mudah melihat sekeliling mobil, apakah ada ban yang kempes atau tekanan udaranya berkurang. Selain demi keamanan dan kenyamanan, tekanan udara yang sesuai dengan spesifikasi akan membuat usia ban lebih panjang dan juga hemat bahan bakar.

Jika tekanan udara ban kurang, maka resiko untuk mengalami pecah ban lebih besar. Karena dinding samping ban akan dipaksa selalu bersentuhan dengan jalan dan pada akhirnya menjadi aus/ tipis sehingga tidak akan kuat menahan bobot mobil

2. Ukuran Standar Tekanan Udara

Untuk melihat ukuran tekanan udara sesuai standar pabrikan, Anda bisa melihat di stiker yang biasanya terdapat pada pilar B bagian kanan pintu depan mobil, di sisi pengemudi. Atau biasanya juga tersedia informasinya di buku manual kendaraan. Tekanan udara maksimum yang diijinkan pabrikan ban juga biasanya tercetak di dinding ban, jangan melampaui batas ini.

3. Melakukan Rotasi Ban

Di jarak waktu tertentu, melakukan rotasi atau perpindahan posisi ke-4 ban mobil memang diperlukan. Gunanya agar tingkat keausan ban akan menyebar secara merata, sehingga mempengaruhi kenyamanan berkendara.

Ada banyak cara melakukan rotasi ban, disesuaikan dengan jenis ban yang digunakan. Rotasi ban ini direkomendasikan untuk dapat dilakukan tiap kelipatan 10.000 kilometer.

Cek harga rental mobil Balikpapan di sini

4. Rutin Spooring – Balancing

Selain rotasi ban, setiap mobil juga diharuskan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelurusan ban. Mungkin lebih dikenal dengan istilah spooring dan balancing.

Idealnya perawatan spooring dan balancing ini dilakukan setiap 10.000 kilometer, bersamaan dengan rotasi ban. Jika merasakan setir mobil terasa bergetar atau sudah tidak lurus lagi.

Jika anda berjalan lurus, kemudian mobil akan cenderung ke kanan atau ke kiri itu dapat menjadi indikator untuk melakukan spooring dan balancing. Spooring adalah proses untuk meluruskan kembali kedudukan 4 roda mobil seperti semula, sedangkan balancing adalah proses menyeimbangkan putaran roda mobil.

Jika perawatan ini tidak dilakukan imbasnya akan membuat tidak nyaman dikendarai, setir terasa bergetar, dan parahnya lagi ban mobil akan mengalami keausan yang tidak merata

Cek harga rental mobil Balikpapan di sini

5. Perhatikan Muatan Beban Kendaraan

Usia ban juga ditentukan oleh gaya berkendara, salah satunya dengan menjaga kapasitas beban sesuai dengan yang dianjurkan. Jangan melebihi kapasitas beban angkut karena akan mengganggu fungsi ban dan pengereman serta berpotensi membahayakan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Selain itu, gaya mengemudi akan menentukan kondisi ban. Contohnya jika terlalu sering melakukan pengereman dan menikung di kecepatan tinggi, maka kondisi ban akan cepat aus. Selain itu gaya mengemudi seperti itu lebih berbahaya

6. Periksa Kondisi Ban Cadangan

Pengemudi tidak tahu kapan akan membutuhkan ban cadangan, jadi sebaiknya kondisi ban cadangan selalu diperhatikan. Meskipun fungsinya sebagai cadangan tapi harus tetap dipastikan ban cadangan akan berfungsi baik saat akan digunakan. Untuk itu, rawat ban serep dengan memeriksanya secara berkala, baik itu tekanan udara maupun tampilannya.

sumber: medcom.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *