Agenda Oktober 2019 Wisata Budaya Hudoq Pekayang Mahakam Ulu, Catat dan Yuk Menari Khas Dayak Asli

Gunakan Daging Muda, Rumah Sate Kambing Haji Sanusi Balikpapan, Selain Enak, Ada 25 Khasiatnya
October 1, 2019
Traveling Hemat dengan Tips Dapat Tiket Pesawat Murah
October 2, 2019

Rajatransit, Rental Mobil Balikpapan – Sebentar lagi akan ada perhelatan ritual adat yang pas untuk mengisi waktu berlibur, Wisata Budaya di Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Dalam waktu dekat ini, akan ada gelaran budaya Mahakam Ulu atau Mahulu, yang pastinya ini spesial tidak ada di tempat provinsi lainya, hanya ada di Kalimantan Timur.

Acara budaya ini disebut Hudoq Pekayang, yang berlangsung setiap setahun sekali.

Dilangsungkan memang di tempat asa muasal budaya ini muncul di Mahakam Ulu.

Nah, Hudoq Pekayang ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya masyarakat setempat di Mahakam Ulu.

Gelaran Hudoq Pekayang ini bakal dilangsungkan di Kampung Lirung Ubing, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mahakam Ulu, Kristina Tening kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan telepon seluler WhatsApp pada Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan, Hudoq Pekayang terbuka bagi siapa saja, termasuk mereka para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati Wisata Budaya di Bumi Mahulu, Kalimantan Timur, Indonesia.

Ini Hudoq Pekayang mengangkat tajuk, turun dari Apo Lagaan untuk menjaga harmoni manusia, alam dan yang Maha Kuasa, yang akan berlangsung 17 sampai 18 Oktober 2019.

“Silakan datang dan saksikan,” ujarnya.

Menurut Tening, gelaran Hudoq Pekayang tidak ada yang berbeda, dari tahun ke tahun hampir sama, sebab ini merupakan ritual budaya di Mahakam Ulu.

Namun Hudoq Pekayang ini merupakan hudoq yang dilakukan secara bergiliran oleh masyarakat dari kampung ke kampung untuk berkunjung.

“Kunjung ke kampung-kampung, di empat kecamatan di Mahakam Ulu memiliki budaya hudoq,” ungkapnya.

Secara administrasi pemerintahan Kabupaten Mahakam Ulu, terdapat empat kecamatan yakni Kecamatan Long Pahangai, Kecamatan Long Bagun, Kecamatan Long Hubung dan Kecamatan Laham.

“Di Kecamatan Long Pahangai masih tetap melakukan kunjungan hudoq, setiap tahunnya,” ungkap Tening.

Tentu saja anda akan menyaksikan dan merasakan hal yang berbeda di Mahakam Ulu, atau Mahulu.

“Kita dapat saksikan menari hudoq terbanyak,” katanya.

Mengenai lokasi Long Pahangai sejauh ini bisa dibilang sangat jauh, sangat sulit untuk bisa tembus melalui jalur darat.

Berikut ada ulasan, tips dan trik untuk bisa sampai ke Long Pahangai, Mahakam Ulu.

Nah, Kalimantan Timur memang masih menyimpan lokasi hutan primer yang lebat, satu di antaranya di Kabupaten Mahakam Ulu atau Mahulu sebuah kabupaten termuda di Kalimantan Timur, yang dibentuk pada 20 Mei tahun 2013.

Daerah Mahakam Ulu pun masih dikenal sebagai Heart of Borneo dari Provinsi Kalimantan Timur.

Bagi Anda yang ingin mencoba dan merasakan sensasi di bumi Mahulu, sekarang ini yang paling ideal hanya bisa ditempuh melalui perjalanan jalur air, menyusuri Sungai Mahakam.

Naik Pesawat Terbang

Jika Anda berangkat dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timure, bisa memilih angkutan udara, menggunakan pesawat jenis perintis atau tipe ATR.

Tetapi ini tidak langsung mendarat di Mahulu, pesawat hanya sampai Bandara Melalan, Kampung Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.

Tarif yang harus dikeluarkan bila memilih pesawat terbang ke Kutai Barat bisa dibilang menguras banyak uang, harga normalnya sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu, pas lagi mahalnya bisa sampai Rp 1 juta.

Keuntungan memakai pesawat terbang, selain bisa mempercepat perjalanan juga bisa berkesempatan menikmati panorama alam Kutai Barat dari udara.

Naik pesawat dari Kota Balikpapan ke Kutai Barat, sekitar memakan waktu 40 menit.

Nah, setiba di Kutai Barat nantinya menyambung lagi ke Pelabuhan Tering, Kutai Barat melalui jalur darat.

Bisa memakai ojek sepeda motor, atau angkutan mobil plat hitam, yang tarifnya berkisar Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu.

Dan setelah nanti tiba di Dermaga Tering, cari perahu motor yang ke jurusan Long Bagun Mahakam Ulu.

Memakai Jalur Darat

Cara perjalanan lewat jalur darat banyak yang menawarkan, satu di antaranya Travel Cendana.

Bisa pesan melalui sambungan telepon seluler, yang info travelnya juga bisa digali dari dunia maya.

Keuntungan naik kendaraan darat bisa menghemat biaya pengeluaran namun butuh waktu yang berjam-jam.

Naik angkutan travel Cendana ini dari Balikpapan ke dermaga Tering Kutai Barat wajib keluarkan kocek Rp 325 ribu, jika turun hanya di Melak, Kutai Barat hanya dikenakan biaya Rp 275 ribu.

Daya tempuh perjalanan darat dari Balikpapan ke Tering jika lancar tanpa kendala hanya memakan waktu sekitar 8 jam dengan melewati beberapa jalan yang berkondisi berlubang.

Sambung Memakai Speedboat  

Setiba di Dermaga Tering, sudah hampir mendekat ke kabupaten termuda di Kalimantan Timur, Mahulu, lanjut lagi perjalanan memakai speedboat.

Jasa pengantar ini hanya pagi sampai sore hari saja, yang malam hari susah dicari.

Jika ingin memilih ke ibukota Mahulu maka naik speedboat sampai ke Kampung Ujoh Bilang.

Tarifnya dikenakan Rp 300 ribu, namun jika ingin ke perkampungan lama, ke Kampung Long Bagun dikenakan biaya Rp 350 ribu.

Selama perjalanan memakai speedboat akan selalu disuguhi belantara hutan yang masih lestari, Sungai Mahakam yang berliuk-liuk, serta panorama batu dinding karst yang memesona.

Daya tempuh dari Dermaga Tering ke Ujoh Bilang jika lancar tanpa kendala mekakan waktu sekitar 3 jam, dan ke Long Bagun sekitar 3 jam 15 menit.

Menuju Kampung Pelosok Mahulu

Setiba di Kampung Ujoh Bilang atau Long Bagun bisa berisitrahat sebentar mencari penginapan untuk melanjutkan lagi ke perkampungan yang lebih jauh seperti ke Long Pahangai dan Long Apari.

Angkutan menuju ke dua perkampungan ini tidak mudah, perlu melihat kondisi, mesti menunggu speedboat penuh penumpang.

Keberadaan perkampungan di Long Pahangai masih lestari, masih banyak masyarakat asli setempat yang masih menjalankan nilai-nilai adat leluhur termasuk ke perkampungan di Long Apari yang dekat dengan Serawak Malaysia, masih alami dan mengental nuansa lokalitas budayanya.

Biaya tarif speedboat dari Ujoh Bilang atau Long Bagun ke Long Pahangai dikenakan biaya sekitar Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta dan ke Kampung Long Apari bisa mencapai Rp 2 juta lebih.

Semua tergantung kondisi, jika Sungai Mahakam sedang meluap besar tidak ada yang berani melintas.

Sebaliknya musim kemarau tidak ada speedboat yang bisa berjalan, terpaksa harus sewa perahu jenis ketinting kepada warga setempat.

Biaya speedboat ke kawasan Long Pahangai dan ke Long Apari dianggap sangat tinggi mengingat medan tempuh yang dilalui sangat berat dan berisiko tinggi, mesti melewati beberapa jalur jeram atau riam hulu Sungai Mahakam yang ganas dan liar.

sumber: Tribun Kaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *