Cari Barang Berkualitas Tinggi di 10 Pasar Seni Terbaik di Indonesia

6 Tips Traveling Bujet Anak Kosan, Tertarik Mencoba?
December 18, 2019
Stiker Vinyl, Pilihan Tepat Untukmu yang Hobi Ganti Warna Kendaraan
December 26, 2019

Rajatransit, Rental Mobil Balikpapan – Pasar seni menjadi surga bagi para penikmat pernak-pernik khas suatu daerah, atau para pelancong yang sedang mencari oleh-oleh.Tiap kota biasanya memiliki pasar seni yang memasarkan berbagai barang lokal yang unik, biasanya harga yang ditawarkan juga seringkali murah meriah.

Biar liburanmu makin seru, berikut beberapa referensi pasar seni terbaik di Indonesia yang wajib kamu datangi. Simak ya!

1. Pasar Seni Sukawati, Bali

Bali punya segudang pasar seni yang lengkap, Pasar Seni Sukawati salah satunya. Banyak tas homemade, patung tradisional, kain-kain lembut bermotif khas Bali, lukisan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lokasinya strategis, berada di jalan utama dekat Ubud. Jika dibandingkan dengan pasar seni lainnya, Pasar Seni Sukawati punya harga yang relatif lebih murah dengan kualitas yang tidak main-main.

Lokasi: Jalan Raya Sukawati, Gianyar, Bali

Jam operasional: 06.00-18.00

2. Pasar Beringharjo, Yogyakarta

Terletak di jantung Kota Yogyakarta, pasar yang umurnya sudah setua kotanya ini berada dekat Malioboro. Sebagai pusat perdagangan sejak 1758, pasar ini sekarang menjadi salah satu bangunan bersejarah, ikon pariwisata, dan tujuan populer berbelanja batik.

Sejauh mata memandang, kamu akan menemukan batik, mulai dengan model baju, celana, kemeja, hingga daster. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, tapi kalau kamu jago menawar, bisa saja mendapatkan harga menarik.

Lokasi: Jalan Margo Mulyo Nomor 16, Kota Yogyakarta

Jam operasional: 08.30-21.00

3. Pasar Triwindu, Surakarta

Pasar yang didirikan kembali pada tahun 1939 ini tidak pernah sepi pengunjung. Meski yang dijual kebanyakan adalah barang antik, Pasar Triwindu punya pesonanya sendiri.

Pasar Triwindu memiliki gerai-gerai toko antik. Ada keris Jawa, perangko batik, mata uang, mesin tik kuno, dekorasi rumah, hingga motor tua. “Surganya” pecinta barang antik, nih!

Lokasi: Timuran, Banjarsari, Surakarta

Jam operasional: 08.00-17.00

4. Pasar Terapung Lok Baintan, Banjarmasin

Di Kalimantan, masyarakatnya masih menggunakan fitur alami sebagai sarana mata pencaharian, seperti Pasar Terapung Lok Baintan. Pemandangan indah kapal-kapal kecil yang saling berdekatan bisa kamu lihat di sini.

Kamu bisa menemukan barang-barang tradisional, bahan makanan, aksesori, dan suvenir yang dijual di berbagai kapal. Suasana dan pemandangan yang menawan dengan harga terjangkau membuat pasar apung ini jujugan favorit para wisatawan.

Lokasi: Jalan Sungai Martapura, Desa Sungai Tandipah, Banjarmasin

Jam operasional: 06.00-09.00

5. Pasar Gede Harjonagoro, Surakarta

Terdapat nilai historis dari pasar ini, terlebih dari bentuk bangunannya yang mengusung konsep arsitektur Eropa, pernak-pernik Jawa, dan suasana bak di Tiongkok. Pasar ini juga dikenal sebagai pusat kuliner. Kamu bisa menikmati berbagai makanan tradisional dan khasnya yang enak-enak.

Lokasi: Toko Sahabat, Kepatihan Wetan, Surakarta

Jam operasional: buka 24 jam

6. Pasar Baru, Jakarta

Siapa bilang kota sekelas Jakarta tidak memiliki pasar tradisional yang lengkap? Pasar Baru memang tidak sebaru seperti namanya. Berdiri sejak tahun 1800-an, pasar ini tak pernah sepi pengunjung. Berbelanja tekstil, pakaian, aksesoris, barang antik, dan elektronik, semuanya ada di sini.

Lokasi: Jalan Gereja Ayam, Jakarta

Jam operasional: 10.00-18.00

7. Pasar Seni Ubud, Bali

Kurang lengkap rasanya kalau ke Bali, tanpa mampir ke Pasar Seni Ubud. Mencari pasar ini sangat mudah, karena berada di pusat pariwisata Ubud.

Waktu terbaik untuk berbelanja di sini adalah pagi hari. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan peluang menawar barang dengan murah.

Terdapat dua wilayah di pasar ini, sisi barat dan timur. Di sisi barat, kamu bisa menemukan lebih banyak dagangan hasil kerajinan tangan, seperti tas anyaman, gelang, dan kain. Sedangkan di sisi timur, barang yang dijual lebih pada kebutuhan sehari-hari, seperti gula dan beras.

Lokasi: Ubud, Gianyar, Bali

Jam operasional: 04.00-18.00

8. Pasar Klewer, Surakarta

Pasar Klewer merupakan pasar tekstil terbesar di Surakarta. Letaknya bersebelahan dengan Keraton Surakarta, sehingga strategis jadi jujugan.

Bagi kamu pecinta batik, pasar ini bakal jadi “surgamu.” Berbagai macam motif batik akan membuatmu bahagia.

Selain batik, terdapat banyak kerajinan yang dijual dengan kualitas ekspor. Setelah berbelanja, kamu wajib mencicipi kuliner khas Surakarta, seperti es dawet dan nasi pecel. Selama bertahun-tahun, Pasar Klewer selalu menjadi ikon Kota Surakarta.

Lokasi: Jalan DR. Radjiman Nomor 5A, Kota Surakarta

Jam operasional: 08.00-17.00

9. Pasar Seni Banyumulek, Lombok

Letaknya berada di Desa Banyumelek, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa ini memang terkenal dengan pengrajin gerabah dalam membuat karya-karya unik. Hal yang paling menarik perhatian saat memasuki Pasar Seni Banyumulek adalah kendai maling.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menemukan beragam perlengkapan dapur yang dibuat oleh para pengrajin, seperti mangkuk dan piring. Ukiran dinding pun bisa kamu bawa pulang. Harganya berkisar Rp15 ribu hingga Rp125 ribu.

Lokasi: Desa Banyumelek, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional: 09.00-17.00

10. Pasar Seni Gabusan, Bantul

Pasar seni ini sejak awal dibangun untuk akses pengrajin lokal menuju pasar internasional. Tidak seperti pasar seni lainnya, desainnya pun bertaraf internasional.

Di pasar ini, kamu bisa berbelanja banyak barang, seperti tas anyaman rotan, kotak dari bambu, tempat lilin berbagai macam bahan dasar, topeng dengan variasi menarik, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lokasi: Jalan Parangtritis, Balong, Bentul, Yogyakarta

Jam operasional: 09.00-19.00

 

sumber: idntimes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *