Gunakan Daging Muda, Rumah Sate Kambing Haji Sanusi Balikpapan, Selain Enak, Ada 25 Khasiatnya

7 Trik Ampuh Berburu Hotel dengan Harga Murah Meriah
September 27, 2019
Agenda Oktober 2019 Wisata Budaya Hudoq Pekayang Mahakam Ulu, Catat dan Yuk Menari Khas Dayak Asli
October 1, 2019

Rajatransit, Rental Mobil Balikpapan Bagi kalian pencinta kambing, tidak ada salahnya mencoba Rumah sate Kambing Haji Sanusi yang berada di jalan Syarifuddin Yoes, Sepinggan, Balikpapan.

Pecinta kuliner Balikpapan wajib mencobanya.

Di Rumah Sate Kambing Haji Sanusi kalian akan disuguhi berbagai macam masakan kambing dengan resep khas keluarga Sanusi.

Mulai sate kambing muda, tongseng kambing muda, gulai kambing, sop kambing, tengkleng kambing dan juga ada bumbu kecap tambahan.

Diketahui, outlet Rumah Sate Kambing Haji Sanusi cabang Balikpapan ini baru berdiri tiga bulan belakangan ini, tepatnya 1 Juli 2019 lalu.

Adapun menu andalan di Rumah Sate Kambing Haji Sanusi ini adalah sate kambing muda yang benar-benar menggunakan daging kambing muda yang berusia di bawah satu tahun.

“Kami mengelolanya juga berbeda dengan sate lainnya.

Pertama, kami pakai daging kambing muda, tidak berbau amis dan memiliki daging yang empuk,” terang Iwan Sanusi, pemilik Rumah Sate Kambing Haji Sanusi.

Dikatakan Sanusi, di restonya tersebut, semua pengelolaan dilakukan sendiri oleh karyawannya.

Mulai dari pemotongan hingga pengelolaannnya saja.

Hanya saja resep bumbunya yang langsung dari dirinya.

“Bumbunya langsung dari saya, kalau proses pemotongan dan pengelolaan dilakukan karyawan,” terangnya.

Ia mengaku menggunakan kambing muda karena pada kambing muda itu terdapat banyak manfaat dan tercatat sebanyak 25 manfaat mengkonsumsi daging kambing muda.

“Salah satunya meningkatkan stamina dan vitalitas, meningkatkan kolesterol baik, dan meningkatkan kekebalan tubuh,” ucap Sanusi.

Lanjut Sanusi, terdapat dua jenis menu sate kambing muda di resto tersebut, yakni Sate Kambing Muda Millenial berisi lima tusuk dengan harga Rp 37 ribu.

Sate Kambing Premium berisi 10 tusuk seharga Rp 70 ribu.

“Dagingnya besar-besar.

Biasanya pengunjung pesan lima tusuk saja sudah kenyang,” ujarnya.

Selain itu, saat berada di Rumah Sate Kambing Haji Sanusi, kita juga disuguhkan beberapa banner yang menjelaskan tentang menu yang tersedia.

Serta terdapat juga papan bertuliskan keterangan 25 khasiat mengkonsumsi daging kambing muda.

Diketahui, Rumah Sate Kambing Haji Sanusi merupakan warung sate kambing yang berawal dari tujuan meningkatkan jiwa enterpreuner para santri, guru dan ustadjah.

Pasalnya, Iwan Sanusi merupakan pendiri pesantren Rumah Tahfidz Qur’an yang manajemennya juga berasal dari para santri.

Hingga saat ini, outlet Rumah Sate Haji Sanusi sudah memiliki sembilan cabang dan buka mulai jam 10 pagi sampai jam 11 malam.

sumber: Tribun Kaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *